Item
Tinjauan Hukum Islam Terhadap Status Agama Anak Akibat Pernikahan Beda Agama
- Judul Skripsi
- Tinjauan Hukum Islam Terhadap Status Agama Anak Akibat Pernikahan Beda Agama
- Abstrak
-
Realitas yang terjadi di masyarakat masih banyak terjadi perkawinan beda agama. Banyak permasalahan yang timbul dari pernikahan beda agama karena sejatinya pernikahan tersebut dalam Islam tidak diperbolehkan. Masalah dalam pernikahan beda agama juga berdampak pada keyakinan agama yang akan dianut oleh anak. Meskipun tidak mempermasalahkan agama pasangannya, namun ada keyakinan dalam diri suami atau isteri bahwa agamanya lah yang paling benar. Berdasarkan survey yang peneliti lakukan di desa Labokeo, banyak terjadi pernikahan beda agama yang berdampak pada ketidaktahuan identitas agama anak.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bertujuan untuk memahami fenomena,persepsi,motifasi dan konteks sosial dari subjek penelitian.p eneliti kualitatif menggunakan data deskriptif berupa bahasa tulisan atau lisan dari orang dan pelaku yang dapat diamati
Penelitian kualitatif bertujuan untuk menemukan informasi sedeta detailna Semakin mendalam data yang diperoleh, makasemakin bagus kualitas penelitian tersebut. Berbeda dengan penelitian kuantitatif yang berfokus pada banyaknya data, penelitian kualitatif memusatkan pada seberapa lengkap dan dalam informasi yang didapatkan peneliti.
Metode kualitatif merupakan metode yang fokus pada pengamatan yang mendalam. Oleh karenanya, penggunaan metode kualitatif dalam penelitian dapat menghasilkan kajian atas suatu fenomena yang lebih komprehensif. Secara spesifik, Sudjhana menjabarkan dalam tujuh langkah penelitian kualitatif yaitu: m entifikasi masalah, pembatasan masalah, penetapan fokus masalah, pelaksanaan penelitian, pengolahan dan pemaknaan data, pemunculan teori, dan pelaporan hasil penelitian.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status agama anak terhadap pernikahan beda agama. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Sedangkan sifat penelitiannya bersifat deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data hasil temuan digambarkan secara deskriptif dan dianalisis menggunakan cara berpikir induktif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa status agama anak dari pernikahan beda agama di desa Labokeo berbeda-beda, ada yang memeluk agama Islam adapula yang memeluk agama Kristen bagi yang telah mencapai usia baligh. Namun bagi yang belum mencapai usia baligh, status agama anak tersebut masih belum bisa dipastikan. Ini disebabkan oleh usia mereka yang belum mencapai tingkat baligh atau mumayiz, sehingga mereka masih berada dalam status fitrah. - Penulis
- Abas
- Fakultas / Program Studi
- Program Studi Ilmu Ahwal Al-Syakhshiyyah - IIQ JA Kendari
- Tahun Terbit
- 2024
- Link Dokumen (Google Drive)
- https://drive.google.com/file/d/18Axt9G77DY44O6MeTm7VIzp8YLHi40A1/view?usp=sharing
- Jenis Dokumen
- Skripsi
- Bahasa
- id - Bahasa Indonesia
- Hak Cipta
- Open Access – Dokumen dapat diunduh untuk tujuan non-komersial.
- Item sets
- Skripsi